Ketika Masjid dan Rumah Bordil Roboh

Kamis, 2008 Januari 24

Assalamu'alaykum Warahmatullahi Wabarakaatuh,

ADA DUA LELAKI. keduanya adalah saudara kandung. Lahir didalam keluarga yang taat beragama. Namun perilaku dua orang itu berbeda dan akhir hidup mereka juga berbeda.

Yang tua sejak kecil dikenal baik, alim dan ahli ibadah. ia tidak suka menyakiti orang lain. tidak suka hura - hura. tak pernah menyentuh gelas minuman keras apalagi meminumnya. waktu mudanya banyak dihabiskan di masjid. ia juga tidak suka bergaul dengan wanita yang bukan mahramnya. pernah ia dirayu seorang gadis cantik yang masih sepupunya, namun ia teguh dalam keimanannya. karena amal perbuatannya yang baik dan akhlaknya yang mulia ia dicintai oleh keluarga dan masyarakat.

Sedangkan adiknya , sangat berbeda dengan kakaknya. sejak kecil dikenal nakal. sejak remaja sudah biasa masuk tempat maksiat. Rumah bordil adalah tempat biasa ia mangkal. hampir tiap hari ia mabuk dan melakukan pelbagai macam maksiat dirumah bordil miliknya itu. kadang - kadang ia juga ikut gerombolan oerampok, untuk merampas harta orang lain saat merampok ia bahkan terkadang juga melakukan permerkosaan. hampir segala jenis maksiat dan perbuatan yang menjijikan telah ia lakukan untuk memuaskan hawa nafsunya. perbuatan jahatnya itu membuat dirinya dibenci oleh keluarga dan masyarakat.

Suatu ketika , sang kakak yang alim dan ahli ibadah merenung dalam kesendiriannya. tiba - tiba dengan halus sekali nafsunya berkata padanya : " Sejak kecil kau selalu berbuat kebaikan dan beribadah. kau telah mendapat tempat dihati masyarakat dan dikenal sebagai oran gbaik. Namun kau tidak pernah mersakan nikmatnya hidup sedikitpun. Kenapa tidak sekali kau datang ke tempat adikmu menghibur diri dirumah bordilnya. sesekali saja. setelah itu kau bisa tobat. kau bisa membaca istighfar ribuan kali dalam shalat tahajud. bukankah Allah itu Maha pengampun ?

Bujukan hawa nafsu itu ternyata masuk dalam pikirannya. setanpun dengan sangat halus masuk melalui pori - pori dan aliran darah. ia berkata pada diri sendiri , " benar juga. kenapa aku tidak sesekali menghibur diri ? hidup cuma sekali. Nanti malam aku mau menari dan bersenang-senang bersama wanita cantik dirumah bordil adikku. setelah itu aku pulang dan bertobat kepada Allah Swt. Dia Maha Pengasih lagi Maha Pengampun.

Sementara itu di rumah bordil, adiknya juga merenung. ia merasa jenuh dengan hidup yang dijalaninya. Nuraninya berkata : " Sudah bertahun - tahun aku hidup bergelimang dosa. bermacam maksiat telah aku lakukan. apakah aku akan hidup begini terus ? keluargaku membenciku karena perbuatanku. kenapa aku tidak mencoba hidup baik - baik seperti kakak. Ah, bagaimanakah besok kalau aku telah mati. bagaimana aku mempertanggungjawabkan perbuatanku. kalau begini terus, kelak aku akan masuk neraka. hidup susah diakherat sana. sementara kakakku akan hidup nikmat disurga. Tidak ! aku tidak boleh hidup dalam lembah maksiat terus. aku harus mencoba hidup dijalan yang lurus. nanti malam habis maghrib aku akan ke mesjid tempat kakak beribadah. aku mau tobatdan ikut shalat. aku mau kembali ke pangkuan Allah swt. Aku mau beribadah sepanjang sisa hidupku. semoga saja Allah mau mengampuni dosa - dosaku yang telah lalu.

Dan benarlah, ketika malam datang kedua saudara itu melaksanakan niatnya masing - masing. Usai sholat magrib dimasjid, sang kakak kembali kerumah, ganti pakaian dan bergegas menuju rumah bordil. adapun sang adik, telah pergi meninggalkan rumah begitu mendengar suara azan maghrib. jalan yang diambil dua bersaudara itu tidak sama sehingga keduanya tidak berjumpa ditengah jalan.

Sampai dirumah bordil sang kakak mencari adiknya. namun tidak ada. orang - orang yang ada dirumah bordir tidak ada yang tahu kemana adiknya itu pergi. meskipun adiknya tidak ada ia tetap melaksanakan niatnya. Nafsu telah menguasai seluruh akal pikirannya. ia pun menuruti segala yang diinginkan nafsunya dirumah bordil itu bersama para penari dan pelacur.

Ditempat lain, sang adik sampai dimesjid tempat kakaknya biasa ibadah.ia sudah bertekad bulat untuk tobat meninggalkan semua perbuatan buruknya. ia mengambil air wudhu dan masuk kedalam mesjid. ia mencari - cari kakaknya, ternyata tidak ada. padahal biasanya kakaknya selalu beriktikaf dimesjid usai maghrib sampai isya'. Ia bertanya pada penjaga mesjid , namun ia tidak tahu kemana perginya. meskipun tidak ada kakaknya, niatnya telah bulat. ia melakukan shalat dan beristighfar sebanyak - banyaknya dengan mata bercucuran air mata.

Tiba tiba bumi terguncang dengan hebatnya .

"Awas ada gempa ! ada gempa! " teriak orang - orang dijalan.

Orang - orang panik keluar dari rumah untuk menyelematkan diri. takut kalau - kalau rumah mereka runtuh. sang adik yang sedang larut dalam kenikmatan tobatnya tidak beranjak dari dalam mesjid. ia tidak merasakan ada gempa. demikian juga sang kakak yang saat itu sedang terlena dirumah bordil. ia sama sekali tidak merasakan gempa. goncangan gempa malam itu cukup keras. beberapa bangunan roboh. termasuk masjid dan rumah bordil.

Keesokan harinya sang kakak ditemukan tewas di antara reruntuhan rumah bordil disamping mayat seorang penari wanita dalam keadaan yang memalukan. sedangkan adiknya juga ditemukan tewas diantara reruntuhan masjid. kedua tangannya mendekap sebuah mushaf didada.

Demikianlah... dari cerita diatas kita diberi pelajaran yang sangat berharga. bahwa kematian bisa datang kapan saja. hanya Allah yang tahu. Makanya jangan sekali - kali iseng menuruti hawa nafsu. siapa tau saat sedang menuruti hawa nafsu itulah maut menjemput. Na'udzubillahi min dzalik. bahwa niat baik harus selalu dijaga, agar Allah Swt, menganugerahkan akhir hidup yang indah. akhir hidup yang diridhai-Nya. Hidup bukanlah untuk spekulasi.

Ya Allah, karuniakanlah kepada kami keteguhan dan keistiqomahan berada dalam jalan-Mu. karuniakanlah kepada kami husnul khatimah. amin ya Rabbal 'Alamin.


[get this widget]

Cinta sejati

Seorang pria dan kekasihnya menikah dan acaranya pernikahannya sungguh megah. Semua kawan-kawan dan keluarga mereka hadir menyaksikan dan menikmati hari
yang berbahagia tersebut. Suatu acara yang luar biasa mengesankan.

Mempelai wanita begitu anggun dalam gaun putihnya dan pengantin pria dalam tuxedo hitam yang gagah. Setiap pasang mata yang memandang setuju mengatakan bahwa mereka sungguh-sungguh saling mencintai.

Beberapa bulan kemudian, sang istri berkata kepada suaminya, "Sayang, aku baru membaca sebuah artikel di majalah tentang bagaimana memperkuat tali pernikahan" katanya sambil menyodorkan majalah tersebut.

"Masing-masing kita akan mencatat hal-hal yang kurang kita sukai dari pasangan kita. Kemudian, kita akan membahas bagaimana merubah hal-hal tersebut dan membuat
hidup pernikahan kita bersama lebih bahagia"

Suaminya setuju dan mereka mulai memikirkan hal-hal dari pasangannya yang tidak mereka sukai dan berjanji tidak akan tersinggung ketika pasangannya mencatat hal-hal
yang kurang baik sebab hal tersebut untuk kebaikkan mereka bersama.

Malam itu mereka sepakat untuk berpisah kamar dan mencatat apa yang terlintas dalam benak mereka masing-masing. Besok pagi ketika sarapan, mereka siap mendiskusikannya.

"Aku akan mulai duluan ya", kata sang istri. Ia lalu mengeluarkan daftarnya. Banyak sekali yang ditulisnya, sekitar 3 halaman.

Ketika ia mulai membacakan satu persatu hal yang tidak dia sukai dari suaminya, ia memperhatikan bahwa airmata suaminya mulai mengalir. "Maaf, apakah aku harus berhenti?"
tanyanya.

"Oh tidak, lanjutkan" jawab suaminya. Lalu sang istri melanjutkan membacakan semua yang terdaftar, lalu kembali melipat kertasnya dengan manis diatas meja dan berkata dengan bahagia

"Sekarang gantian ya, engkau yang membacakan daftarmu".

Dengan suara perlahan suaminya berkata "Aku tidak mencatat sesuatupun di kertasku. Aku berpikir bahwa engkau sudah sempurna, dan aku tidak ingin merubahmu. Engkau adalah
dirimu sendiri. Engkau cantik dan baik bagiku. Tidak satupun dari pribadimu yang kudapatkan kurang"

Sang istri tersentak dan tersentuh oleh pernyataan dan ungkapan cinta serta isi hati suaminya. Bahwa suaminya menerimanya apa adanya, Ia menunduk dan menangis.


Hikmah yang bisa diambil :

Cinta tak pernah memandang kekurangan orang yang kita sayangi dan kita cintai.

Cinta hanya akan membawa kebahagian dan saling berbagi untuk memahami kekurangan masing-masing. mencintai dengan apa adanya.

Cinta tak pernah menyakiti, yang sebenarnya adalah menambah kedewasaan dan cara berpikir kita untuk memandang hidup, sebagai kasih karunia Tuhan yang terbaik.


[get this widget]

Gang FM Crew's go to GOR Ragunan

Selasa, 2008 Januari 15

Selamat Menyaksikan ( Jangan ngileR, OK )


[get this widget]

Tanggal Lahir Loe = Kepribadian Loe

Tanggal ketika Anda lahir, tidak peduli bulan apa dan tahun berapa, merupakan kunci numerik yang menunjukkan "sketsa" kepribadian dominan Anda. Kunci ini sangat mempengaruhi Life Path (Jalan Kehidupan) dan membantu Anda memilih pekerjaan yang cocok. Pengaruhnya sangat terasa ketika Anda berusia antara 28 sampai 56 tahun.

Tanggal Satu
Lahir pada tanggal satu berarti Anda mempunyai kemauan yang keras, mandiri dan percaya diri. Orang lain mungkin berkata Anda "terlalu banyak berpikir" karena Anda lebih suka berencana namun tidak benar-benar menjalankannya. Anda cenderung mendiagnosa apa yang salah daripada membenahinya. Anda memiliki pemikiran yang bagus dan suka berunding. Praktis dan idealis, Anda menyukai hal-hal yang diukur oleh otak daripada hati Anda. Akibatnya, walaupun Anda mampu memberikan kasih sayang, Anda tidak menunjukkannya terang-terangan. Di balik kemandirian Anda, Anda adalah seseorang yang sangat sensitif dan membutuhkan dorongan dan feedback (umpan balik) yang positif. Anda juga memiliki kekuatan besar yang terpendam.

Tanggal Dua
Lahir pada tanggal dua menunjukkan bahwa Anda sangat emosional dan sensitif terhadap sekitar Anda. Walaupun kadang-kadang gugup dan pelupa, Anda mudah sekali berteman dan mereka menyukai Anda. Anda memiliki sifat yang hangat dan membutuhkan kasih sayang yang ditunjukkan secara nyata. Dengan kata lain, Anda suka dengan orang yang "berepot-repot" untuk Anda. Penting bagi Anda untuk menghindari perubahan suasana hati dan segala sesuatu yang membuat Anda depresi. Meskipun Anda menyukai benda-benda materi, Anda tidak selalu bersungguh-sungguh untuk mendapatkannya. Bakat ritmis Anda bisa diwujudkan dalam menulis puisi atau musik.

Tanggal Tiga
Lahir pada tanggal tiga menunjukkan bahwa Anda memiliki vitalitas yang tinggi dan cepat sembuh dari penyakit. Daya imajinasi Anda cukup bagus untuk membuat suatu cerita menarik yang berasal dari suatu kejadian kecil. Anda memiliki kemampuan kritis dan literatur yang alami, dan membutuhkan aktivitas bervariasi untuk membuat Anda tetap sibuk. Sarat dan ekstrim dalam kasih sayang, Anda mengalami krisis emosional di mana Anda mampu sembuh darinya dengan cepat. Anda seseorang yang sosial, ekspresif di depan publik dan bersikap terbaik di depan penonton. Walaupun Anda merasa gelisah, Anda masih mudah merasa puas dan mampu melakukan yang terbaik dalam situasi apapun.

Tanggal Empat
Lahir pada tanggal empat menunjukkan individu bersegi empat, pecinta alam, rumah, keluarga dan negara. Andalah yang sukses dalam segala bentuk usaha produksi-manufaktur , bangunan, bisnis, tekstil. Musik, seni lukis atau seni pahat membuat Anda merasa santai walaupun Anda bisa mengomersialkannya juga. Anda lebih suka memberi ide-ide dan memaksakannya sedikit kepada orang lain, menganggap Anda sendiri sebagai penilai terakhir yang berkelakukan dan beretika benar. Kepercayaan Anda pada kedisiplinan membuat Anda sulit mengekspresikan perasaan, dan akibatnya Anda mengalami penderitaan batin. Untuk urusan pekerjaan, Anda mendorong diri bekerja tanpa mengenal lelah, dan sayangnya orang lain terkena juga. Anda memiliki kecenderungan untuk bekerja lembur dan bila perlu, Anda akan menjadwalkan rekreasi.

Tanggal Lima
Lahir pada tanggal lima menunjukkan bahwa Anda mudah beradaptasi, antusias dan kadang-kadang membual. Anda memiliki pemikiran cerdas, imajinasi aktif dan suka "membumbui" cerita Anda. Anda cinta kehidupan, seorang yang sehat enerjik, teman yang luar biasa dan suka dengan hal-hal yang bergerak cepat/dinamis. Hidup Anda dipenuhi dengan pengalaman-pengalam an baru dan perubahan terus-menerus. Walaupun Anda merupakan jenis yang menolak "terikat" dengan hal apapun, Anda adalah tipe orang "menikah". Anda juga memiliki suara merdu.

Tanggal Enam
Lahir pada tanggal enam menunjukkan bahwa Anda pecinta alam. Anda berkembang dengan pujian dan penghargaan, tetapi goyah dengan kritikan. Dalam hubungan cinta, Anda memberikan segalanya kepada pasangan Anda - paling tidak selama Anda berdua masih menjalin cinta. Anda mencari kesempurnaan dan jarang mendapatkannya, sehingga Anda berusaha mencari di tempat lainnya. Akibatnya, Anda terkenal sebagai orang tidak dapat dipercayai. Anda menyukai anak-anak, tapi tidak perlu memilikinya sendiri untuk hidup bahagia. Walaupun Anda terlindungi dengan baik, Anda terus merasa kuatir tidak mempunyai cukup uang. Mentalitas lebih dominan daripada intelektualitas, dan Anda memiliki kemampuan acting (sandiwara) yang membuat Anda sukses di panggung atau di dunia bisnis. Anda memiliki kecendurangan literatur dan artisitik, dan dapat menarik uang atau dukungan bila Anda perlu. Satu-satunya bidang yang tidak Anda kuasai adalah mekanika. Berada di antara orang-orang dalam suasana yang harmonis penting bagi Anda.

Tanggal Tujuh
Lahir tanggal tujuh menunjukkan seorang ahli dengan daya pikir tajam untuk analisa mental yang dalam. Anda seharusnya jangan berjudi atau berspekulasi; sebaliknya, Anda harus memeriksa dengan teliti semua bisnis sebelum Anda terjun di dalamnya. Berintuisi tinggi bila tidak psikis (cenayang), Anda sebaiknya jangan pernah menuruti nasihat yang menentang insting Anda. Anda harus MENUNGGU untuk apa yang Anda inginkan daripada mencarinya dengan agresif. Apa yang Anda inginkan akan datang sendiri hanya bila Anda tidak aktif mencarinya. Anda berbakat memainkan alat musik bersenar (termasuk piano) dan organ. Anda juga berpenilaian bagus dalam bidang keuangan. Pendapat Anda tegas, dan Anda tidak suka mengubahnya. Anda mengalami kesulitan beradaptasi secara fisik dan Anda cenderung menyendiri, di mana keduanya membuat pernikahan Anda menjadi sulit. Luangkan waktu setiap harinya untuk bersantai dan meditasi.

Tanggal Delapan
Lahir pada tanggal delapan menunjukkan Anda seorang yang kreatif dan produktif ditambah dengan kepandaian berbisnis. Progresif dan berwawasan luas, Anda akan sukses menangani masalah umum atau kepentingan publik, namun sebaiknya hindari kerja sama seimbang karena Anda perlu berada di posisi yang mengambil keputusan terakhir. Bisnis besar, perusahaan atau pemerintah adalah bidang Anda, di mana Anda harus menunjukkan kejujuran dan integritas agar tetap sukses. Lebih suka buku daripada membaca, Anda juga lebih suka melakukan hal berhubungan dengan uang besar; bila Anda memilikinya, Anda akan memberikan sejumlah uang besar kepada institusi atau badan amal. Anda kadang sok pamer dan menginginkan keluarga Anda menjadi kepercayaan Anda.

Tanggal Sembilan
Lahir pada tanggal sembilan menunjukan publisitas, distribusi, seni, wawasan luas dan perikemanusiaan (definisi dari film The Wizard of Oz adalah "melakukan hal yang baik"). Anda tertarik dalam bidang metafisika dan menghubungkannya dengan apa yang sedang terjadi di dunia ini. Berpendidikan, artistik dan berkemauan keras, Anda adalah pemimpin alamiah yang dapat sukses dalam segala sesuatu berbau artistik, seperti menulis, mengajar, hukum, penerbitan atau pastoral. Anda memerlukan pendidikan luas sehingga Anda bisa memilih pekerjaan dengan lebih baik. Anda milik dan berada di dalam dunia yang membuat Anda sulit untuk menjalani kehidupan pribadi yang sukses. Pernikahan akan berakhir di tengah-tengah jalan hidup Anda, baik karena kematian, perceraian atau perpisahan walaupun cinta tetap ada. Kehidupan Anda sebenarnya dipenuhi dengan perjalanan jauh dan banyak perubahan.

Tanggal Sepuluh
Lahir pada tanggal sepuluh menunjukkan seseorang dengan banyak minat dan mampu melakukan beberapa hal dalam waktu yang sama. Banyak orang lain yang bergantung pada Anda, tetapi sedikit yang menawarkan bantuan sehingga Anda merasa terasing dan sendirian. Anda memiliki pemikiran bagus dan kemauan keras, dan merupakan promotor ahli bagi hal-hal yang Anda percayai. Sehubungan dengan teman dan harta benda, Anda kadang cemburu dan eksklusif - Anda tidak ingin berbagi. Bakat kreatif Anda paling tepat diwujudkan dalam dunia bisnis, sedangkan seni, terutama musik atau melukis, hanyalah aktivitas sampingan saja. Anda termasuk orang ramah, tapi Anda tidak menyukai detil-detil perawatan rumah. Vitalitas membuat Anda cepat sembuh dari sakit fisik dan emosional.

Tanggal Sebelas
Lahir pada tanggal sebelas menunjukkan individu yang penuh inspirasi dan imajinatif dengan kebulatan tekad dan ketekunan, tetapi juga disertai dengan keragu-raguan. Dengan sifat ini, Anda begitu dramatis dalam pikiran dan tindakan, brilian, cerdik, namun juga gugup dan tegang. Anda bereaksi cepat dan perlu hati-hati agar intelektualitas Anda tidak menutupi intuisi. Anda cenderung menekankan kode moral Anda sendiri kepada orang lain dan tidak meyukai kelemahan manusia. Gairah Anda tinggi, berlebihan dan tidak beralasan; sebenarnya, Anda adalah orang yang ekstrim, kadang serasa di awang-awang, kadang serasa di dalam jurang gelap. Dalam bereaksi terhadap suasana ekstrim ini, hindari pembenahan yang terlalu berlebihan. Perhatikan kesehatan Anda, dan hindari kecenderungan untuk egois, serakah dan membual tentang diri sendiri.

Tanggal Dua Belas
Lahir pada tanggal dua belas menunjukkan seseorang yang brilian, magnetis, imajinatif dan sosok pembicara bagus yang sangat meyakinkan dalam argumentasi. Karena Anda memiliki pemikiran seimbang, cenderung artistik serta menikmati hidup dan aksi, Anda bisa sukses sebagai pengacara, aktor/aktris atau bekerja di bidang penjualan dan periklanan. Idealisme tinggi Anda menuntut adanya "misi" dalam kehidupan. Anda perlu mempertahankan aktivitas intelektual untuk menghindari naik-turun (roda kehidupan) yang merupakan kelemahan orang yang lahir pada tanggal tiga. Bakat desain Anda bisa disalurkan lewat arsitektur atau dekorasi interior. Genit dan cenderung berselingkuh, Anda butuh menyelesaikan apa yang Anda mulai dan berusahalah untuk tidak menimbulkan masalah.

Tanggal Tiga Belas
Lahir pada tanggal tiga belas menunjukkan adanya teka-teki dalam sebuah kontradiksi, kreativitas, ekspansi dan keresahan dibalik keteraturan dan keterbatasan. Anda sensitif dan spiritual, menderita karena lingkungan Anda sendiri, dan suka marah. Pemikiran Anda diseimbangkan oleh kemauan keras, dan walaupun Anda memiliki cinta yang kuat, Anda jarang menunjukkannya dan menderita karenanya. Karena salah paham, Anda sering dianggap bertemperamen tinggi dan tidak masuk akal. Walaupun Anda cenderung bersifat diktator, Anda adalah seorang manajer yang bagus. Kesuksesan terbaik Anda berhubungan dengan tanah - pertambangan, geologi, konstruksi praktis. Anda juga bersifat dikotomi, di mana Anda menyukai memakai seragam tetapi membenci perang. Rumah berarti penting bagi kebahagiaan Anda.

Tanggal Empat Belas
Lahir pada tanggal empat belas menunjukkan seseorang yang cakap dan berkepribadian rangkap dengan pemikiran logis dan percaya pada ramalan. "Beruntung" dalam permainan dan kontes, Anda adalah seorang petaruh dan penjudi alami. Kesuksesan Anda terletak pada bisnis besar, tetapi Anda membutuhkan ekspresi artistik untuk rekreasi dan "mendinginkan kepala". Sangat emosional, Anda selalu dapat menarik hati melalui perasaan dan simpati Anda. Anda cenderung membutuhkan perubahan konstan - obat-obatan, alkohol, dan bercinta dengan siapa saja dan bentuk pelepasan seksual berlebihan lainnya. Anda bisa juga menjembatani antara dunia fana dengan spiritual, dan memiliki kekuatan besar untuk membangun atau menghancurkan - sesuai dengan pilihan Anda.

Tanggal Lima Belas
Lahir pada tanggal lima belas menunjukkan seseorang berbakat yang berada dalam perlindungan tanggal enam yang bersifat baik dan harmonis yang meresap pengetahuan daripada belajar keras. Sebenarnya, Anda menarik banyak hal - teman, hadiah, uang, kesempatan dan memiliki impresi kemudaan dan kesehatan. Anda rela berkorban diri demi suatu hal yang baik atau demi menolong teman, tetapi Anda tidak ingin didominasi. Anda berpikiran ilmiah tetapi Anda sering berekspresi lewat musik; walaupun kesuksesan Anda terletak pada karir profesional, musik memegang peranan penting dalam hidup Anda. Anda mencintai rumah, dan walaupun Anda bersifat demonstratif dan murah hati, Anda lebih menyukai berderma secara individual dibandingkan berperikemanusiaan secara institusi.

Tanggal Enam Belas
Lahir pada tanggal enam belas menunjukkan orang gugup dan mudah tersinggung yang suka menimbulkan masalah dan keruwetan di mana nantinya Anda menderita akan akibatnya. Suka menyendiri, Anda tetap saja berpijak pada rumah dan kasih sayang. Walaupun Anda bisa berhasil dalam bidang kesusasteraan, kemampuan Anda berlogika dan analisis menuntut penyaluran lewat bidang bisnis juga. Meskipun Anda tidak aktif dan agresif, Anda tidak suka rencana Anda dicampuri atau dihalangi oleh lainnya. Anda cenderung menunda melakukan sesuatu padahal Anda tahu untuk mengerjakannya saat itu juga, dan Anda terlalu memikirkan diri sendiri. Anda sangat menginginkan kasih sayang, tetapi Anda tidak perlu bersusah payah untuk mendapatkannya.

Tanggal Tujuh Belas
Lahir pada tanggal tujuh belas menunjukkan seseorang yang berpikiran tinggi, bangga pada dirinya, kadang liberal, kadang konservatif, murah hati atau kikir, hemat atau foya-foya. Berpegang teguh pada ide-ide sendiri, Anda jarang menyerah pada orang lain; dalam bidang bisnis, Anda terbaik dengan memegang jabatan kepala/pimpinan perusahaan dan bekerja dengan rekanan di bawah Anda. Anda melakukan apa yang ingin Anda lakukan, berbakat dalam mengatur minat dan kepentingan orang lain, dan tertarik untuk berurusan dengan sesuatu yang besar. Detil-detil dipercayakan kepada orang lain karena Anda benci direpotinya. Anda sukses dalam bidang bisnis yang berhubungan dengan tanah (misalnya pertambangan, lansekap, minyak, peternakan), dan juga dalam mengarang meskipun Anda senang menulis tentang sejarah atau teknis daripada menulis fiksi. Anda menyukai pengetahuan umum dan suka menjelajah/menyelid iki. Bila berhubungan dengan hal-hal spiritual, Anda menginginkan bukti dulu.

Tanggal Delapan Belas
Lahir pada tanggal delapan belas menunjukkan orang yang hidupnya dipenuhi dengan perubahan, aktivitas dan perjalanan. Anda suka bertanggung jawab terhadap kesejahteraan orang banyak atau komunitas, yang cocok dengan sifat suka menolong Anda. Banyak yang diharapkan dari Anda karena banyak juga yang diberikan kepada Anda: kemandirian orang tanggal satu, efisiensi orang tanggal delapan dan perikemanusiaan orang tanggal sembilan. Karena Anda tidak suka dengan nasihat, Anda juga jarang membutuhkannya. Anda tertarik dengan bidang luas yang membutuhkan administrasi efisien (seperti hukum, politik, agama), dan walaupun usaha pertama Anda tidak selalu berhasil, Anda akan berhasil pada usaha berikutnya, jadi berusahalah terus. Kadang emosional, Anda sebenarnya intelektual dan menyukai logika serta argumentasi. Sifat ini membuat Anda cocok sebagai kritikus drama, penulis atau pembicara. Dalam bidang keuangan, Anda tidak pernah terburu-buru karena Anda merasa bertanggung jawab sekali dalam mengatur aset material. Pernikahan atau pertunangan yang terjadi di tengah-tengah jalan kehidupan Anda akan terputus.

Tanggal Sembilan Belas
Lahir pada tanggal sembilan belas menunjukkan getaran nada orang tanggal satu sampai sembilan yang memoengaruhi kepribadian Anda. Logis, tekun, ulet, praktis, artistik dan universal, Anda bisa berada di puncak ketinggian atau jatuh ke lubang yang dalam sehubungan dengan tindakan dan emosi. Anda mandiri dan tidak menyerah pada keterbatasan. Kemandirian ini merupakan sumber ketidaksukaan Anda terhadap undang-undang masyarakat, yang mana tidak Anda ikuti dalam kehidupan pribadi tanpa menyinggung publik. Kepandaian Anda dalam banyak hal menciptakan banyak pilihan karir meskipun Anda lebih cocok menjadi seorang profesional daripada terjun dalam bidang bisnis. Rasa tanggung jawab dan dorongan hati yang kuat Anda untuk mencapai kondisi yang lebih baik membekali Anda untuk terjun dalam dunia politik bila Anda memang tertarik. Anda menyukai perubahan dan variasi, selalu mengubah keadaan di sekitar Anda dan akan beradaptasi terhadapnya.

Tanggal Dua Puluh
Lahir pada tanggal dua puluh menunjukkan orang yang cocok untuk usaha kecil serta berada dalam suasana keakraban dan protektif. Anda memilih bekerja bekerja sama dengan orang lain daripada menanggung semua tanggung jawab sendiri, dan kadang tidak tertarik untuk berkembang untuk usaha/bidang yang lebih besar. Walaupun Anda lebih baik berekspresi lewat tulisan daripada secara lisan di depan publik, rasa iba naluriah dan sensitivitas yang dimiliki membuat Anda cocok di bidang politik dan pendeta. Simpatik dan penuh kasih sayang, Anda mampu memperoleh pengetahuan yang cukup dan sebaiknya mendapatkan pendidikan yang tinggi. Perhatian pada detil membuat Anda cocok dengan profesi yang membutuhkan sifat tersebut, seperti hukum perusahaan dan manajemen properti. Anda lebih memilih hidup di pedesaan ketimbang di kota serta sangat berkepentingan dalam rumah, keluarga dan teman. Walaupun Anda suka menolong, Anda tidak tertarik terhadap kerja jasmani yang dapat dihindari. Musik meringankan pikiran Anda walapun Anda sebaiknya melakukannya dalam sebuah grup daripada bersolo karir.

Tanggal Dua Puluh Satu
Lahir pada tanggal dua puluh satu menunjukkan orang yang dikarunia dengan nyanyian dan suara merdu yang merupakan aset berharga. Mempesona dan musikal, menyukai kecantikan, seni dan tari, Anda terkadang gugup dan tegang. Anda perlu berpegang pada keengganan yang tidak dapat dijelaskan terhadap hal dan orang tertentu. Berhubungan dengan cinta, Anda cenderung bersikap menerima daripada mengekspresikannya secara aktif, tetapi Anda meletakkan harga diri besar pada obyek yang menjadi pusat perhatian Anda. Imajinasi aktif Anda sering membuat Anda curiga sendiri, yang akan mengakibatkan masalah serius dalam hubungan, terutama dalam pernikahan. Hindari kecenderungan untuk berpikir terus-menerus atau menjadi depresi. Sudah menjadi sifat Anda tertarik pada buku, penerbitan, editing (pemeriksaan) dan bidang lain yang mirip, sehingga kesuksesan Anda terletak pada bidang apa saja yang berhubungan dengan pendidikan.

Tanggal Dua Puluh Dua
Lahir pada tanggal dua puluh dua menunjukkan sosok yang penuh energi yang berfungsi pada dua dunia: obyektif dan subyektif. Anda penuh dengan getaran, gugup dan gairah; Anda perlu istirahat dan ketenangan untuk "mengisi" dan menjaga keseimbangan Anda. Sangat intuitif, Anda sebaiknya berpijak pada impresi pertama yang didapat. Walaupun Anda memiliki kekuatan yang terbatas, Anda selalu saja berada di antara mengekspresikan idealisme Anda dan menjaganya dalam batasan konstruktif. Orang yang lahir pada tanggal 22 memiliki misi utilitarianisme universal, yang mana hanya menyisakan sedikit ruang bagi ambisi pribadi. Sukses besar Anda terletak pada bidang yang penuh sistem, dalam area mana saja selama cocok dengan idealisme Anda dan menghasilkan kebaikan. Hindari transaksi yang meragukan atau ilegal; Anda pasti akan tertangkap dan menderita karenanya.

Tanggal Dua Puluh Tiga
Lahir pada tanggal dua puluh tiga menunjukkan orang yang simpatik, sensitif, penuh pengertian dan berpikiran praktis. Anda memiliki bakat untuk mendiagnosa penyakit fisik, sehingga Anda akan meraih sukses bila bekerja di bidang kedokteran atau pengobatan (tetapi bukan bedah, karena "misi" Anda adalah untuk membangun dan menyembuhkan bukan merobek atau menghancurkan) . Kemampuan teknis dan praktis Anda bisa menimbulkan minat pada bidang hukum, kimiawi atau saham, tetapi Anda terlalu praktis untuk bisa berhasil di bidang seni. Sanggup menghidupi diri sendiri, populer dan sosial, Anda tidak menderita dari rasa rendah diri. Anda memperoleh banyak dari kehidupan karena Anda mencoba yang terbaik dari segala situasi. Anda merupakan teman baik yang rela bertanggung jawab.

Tanggal Dua Puluh Empat
Lahir pada tanggal dua puluh empat menunjukkan sosok yang sangat aktif yang selalu berusaha majuterus agar tidak membuang-buang energi. Walaupun Anda berkonsentrasi pada satu hal dalam suatu waktu, Anda hidup dengan perubahan konstan; Anda bukanlah tipe orang pensiunan karena Anda butuh untuk terus berkembang. Anda sangat terikat pada seni, dan memiliki bakat alami untuk tampil di atas panggung - secara alami, Anda cocok dalam bidang drama, tetapi Anda lebih sukses dalam bidang bisnis atau properti. Penampilan tidak penting bagi Anda, jadi Anda tidak begitu mementingkan waktu dan uang. Pada dasarnya, Anda praktis, dengan sedikit mimpi dan kecendurangan besar untuk melebihkan kesenangan dan penderitaan Anda. Anda juga bersifat domestik secara alami, dibarengi dengan rasa ego yang telah berkembang dan akan belajar banyak melalui pengamatan Anda. Hindari depresi, kecemburuan dan kekuatiran.

Tanggal Dua Puluh Lima
Lahir pada tanggal dua puluh lima menunjukkan orang yang secara alami dapat meramal dan sangat intuitif dengan kemampuan gaib yang kuat. Anda cenderung berterus-terang dalam menyatakan perasaan Anda dan tidak selalu dimengerti oleh orang lain. Berbakat artistik, Anda bisa mengomersialkan berbagai lahan seni yang Anda sukai. Kesuksesan juga bisa diraih lewat profesi, bisnis atau bidang politik. Anda cenderung untuk bimbang dan tidak konsisten, dan Anda akan menderita karenanya sampai Anda bisa menghilangkan kecenderungan ini. Penting sekali bagi Anda untuk belajar berkonsentrasi, berpikir stabil dan membuang jauh rasa rendah diri, iba pada diri sendiri dan depresi. Kasih sayang adalah kelemahan terbesar Anda. Anda harus selalu berada di jalan lurus dan sempit, karena Anda cenderung keluar dari jalan tersebut dan tertarik untuk berkhotbah tetapi bertindak keterlaluan. Idealistis dan penuh harapan, Anda perlu memerangi rasa malas Anda.

Tanggal Dua Puluh Enam
Lahir pada tanggal dua puluh enam menunjukkan orang yang penuh dengan lemari dan laci, karena bagi Anda tidak ada yang terlalu kecil untuk fungsi praktis, dan Anda baru mengetahui membutuhkan satu hal setelah Anda membuangnya. Anda sangat introspektif dan cenderung hidup dengan bayang-bayang masa lalu - ke perusakan masa sekarang dan masa depan. Walaupun Anda memulai banyak hal, Anda menemui kesulitan untuk menyelesaikannya, dan Anda sendiri yang memilih untuk meningkat atau jatuh di bawah rata-rata. Anda bisa mengomersialkan semua lahan seni - kecuali musik - dengan langkah yang besar. Anda bisa sukses di bidang politik dan diplomasi, dan seharusnya Anda memperoleh pendidikan tinggi. Anda adalah tipe "menikah" serta memiliki sifat domestik yang indah, mencintai rumah dan anak-anak. Tidak puas dengan milik Anda dan menyukai warna-warna yang terlihat pada pakaian yang dikenakan, Anda sebenarnya tidak terlalu menekankan pada kepuasan fisik dan sangat murah hati pada orang lain.

Tanggal Dua Puluh Tujuh
Lahir pada tanggal dua puluh tujuh menunjukkan seseorang yang tertarik dengan kekayaan materi dibandingkan dengan orang yang lahir dengan tanggal kelipatan 9 lainnya (tanggal 9 dan 18). Orang 27 memiliki ikatan pernikahan yang kuat walaupun pengalamannya mungkin mengecewakan. Anda adalah pemimpin yang kuat, agak tekun, terkadang aneh dan tidak puas dengan kedudukan sebagai bawahan. Anda juga tidak suka bertanggung jawab terhadap tindakan Anda. Trampil dalam berbagai hal dan artistik, Anda juga memiliki bakat literatur dan bisa menjadi jurnalis, penulis, dosen atau guru. Anda bergairah dalam kasih sayang tetapi cenderung berlebihan. Keagamaan Anda lebih condong ke nilai-nilai religius Timur dan jauh dari ortodoks.

Tanggal Dua Puluh Delapan
Lahir pada tanggal dua puluh delapan menunjukkan sosok yang memiliki kemauan keras, dominan dan ulet yang penuh dengan rasa cinta dan rela berkorban demi cinta. Sehubungan dengan ini, pernikahan Anda mungkin tidak konvesional, tetapi Anda selalu berusaha menjaganya sesuai dengan idealisme Anda. Bersifat eksekutif (melaksanakan sesuatu), Anda ingin tampil unggul dan akan berkorban untuk meraihnya. Kecenderungan Anda untuk melamun dan membuang-buang waktu dapat menghapus kemampuan Anda, sehingga tekanlah rasa malas yang muncul agar tidak sampai menguasai diri Anda. Rasa kecewa Anda kebanyakan datang dari melebih-lebihkan segala yang menjadi perhatian Anda. Kebebasan penting bagi Anda; Anda menderita bila dikekang atau dibatasi dalam segala hal. Hati-hati, jangan sampai menurunkan idealisme Anda sekali Anda mewujudkannya, karena hal ini akan menjauhkan Anda dari keberhasilan Anda.

Tanggal Dua Puluh Sembilan
Lahir pada tanggal dua puluh sembilan menunjukkan inspirasi, kerohanian dan kepemimpinan, karena 29 merupakan sumber getaran (2+9=11). Anda mimiliki kemampuan unik untuk menyatukan pihak-pihak yang berbeda dan dapat menengahi masalah kerja atau menyatukan perbedaan agama. Kekuatan Anda besar; Anda dapat menggunakannya untuk membawa kehormatan atau kehancuran bagi diri Anda dan orang lain - sesuai dengan pilihan Anda. Anda berlaku ekstrim dalam segala hal, hebat dalam cinta dan penilaian. Rumah penting bagi kebahagiaan Anda, tetapi Anda suka murung dan tegang, dan tidak mudah hidup bersama Anda. Anda terpaku pada mimpi, aspirasi dan rencana Anda, dan melupakan perasaan orang-orang di sekitar Anda. Anda memerlukan kerja yang pasti untuk membuat Anda seimbang dan efisien.

Tanggal Tiga Puluh
Lahir pada tanggal tiga puluh menunjukkan sosok yang vital, gugup dan jarang sakit karena kekebalan tubuh. Anda perlu menghindari berbagai jenis obsesi dan sebaiknya jangan mencoba kekuatan gaib untuk bersenang-senang. Tetapkan pendapat Anda. Anda selalu berpikir Andalah yang benar, mendasarkan kesimpulan Anda pada pengetahuan sedikit yang dilengkapi dengan imajinasi dan intuisi Anda sendiri. Bersifat setia dan seorang teman baik, Anda bisa menjadi guru, penulis atau pekerja sosial yang bagus. Anda genit dan suka diterimakasihi untuk hal-hal yang Anda kerjakan. Walaupun Anda dapat menjadi seorang manajer yang sempurna, Anda sangat tidak menyukai kerja.

Tanggal Tiga Puluh Satu
Lahir pada tanggal tiga puluh satu menunjukkan sosok yang mirip dengan mereka yang lahir pada tanggal 13 yang sebaiknya tidak bermain-main dengan fenomena psikis. Aspirasi Anda tidak selalu masuk akal yang akhirnya menyebabkan kekecewaan; Anda perlu penerapan praktis, berusaha keras dan sabar agar kerja Anda berhasil. Anda tidak suka hidup sendiri dan tanggung jawab adalah stabilisator bagi Anda, sehingga Anda bolehlah dikatakan sebagai tipe "menikah". Anda memiliki keahlian bisnis, tetapi Anda harus sadar akan kecenderungan Anda sendiri untuk menghabiskan uang dan menghambur-hamburka n aset berharga secara sembrono. Dekorasi interior, menulis, kimiawi dan farmasi (Anda berbakat dalam meracik obat-obatan) adalah bidang karir yang cocok buat Anda. Anda tidak pernah melupakan kebaikan - atau luka.


[get this widget]

Pelatihan Internet bagi Orang Tua

Rabu, 2008 Januari 09

Photobucket


[get this widget]

Rindu Bapak

Selasa, 2008 Januari 08

7.07
“Walah ayune, rek. Mau kemana to, Dik, pagi-pagi begini kok sudah rapi?” sapa Mbak Sri, penjual sayur dari Pasuruan, dengan nada berayun-ayun. Ia sedang menjajakan dagangannya di halaman rumah.

“Ndak ke mana-mana,” jawabku singkat sambil tersenyum.

“Mau ketemu doinya, ya? Hihihi…,” Mbak Sri terkikik senang seperti menemukan mainan yang lucu dan menggemaskan.

“Eh! Masih kecil kok sudah doi-doian. Iki piro, Mbak?” Ibu memotong kegembiraan Mbak Sri dengan nada tak suka. Mbak Sri memang dikenal genit oleh para tetangga. Pantas Ibu terdengar tak berkenan dengan komentarnya barusan. Takut anaknya ikutan genit, kali.

“Jangan lupa pesananku buat besok lho, ya. Bawain kerang ijo,” Ibu mengingatkan saat transaksi sudah selesai. Tumben cepet….

“Iya, Bu. Beres! Monggo Bu, Dik Ranti,” pamit Mbak Sri yang dijawab “he-em” pendek Ibu.

Ibu lalu mendekatiku.
“Belanja apa, Bu?” tanyaku basa-basi sambil berusaha meraih tangannya.

“Sop sama perkedel jagung kesenanganmu. Kamu itu lho, apa nggak lebih baik nunggu di dalam saja?” Ibu menggoyang-goyangkan tangannya yang kugenggam.

“Nggak mau, ah. Enakan di sini.”
“Masih dua jaman lagi lho, Nduk,” bujuk Ibu.
“Nggak pa-pa. Biarin. Ranti suka di sini. Ramai,” aku tetap bersikeras.
“Ya sudah kalau begitu. Kalau ada apa-apa, Ibu di dapur, ya.”

“Iya, Bu,” jawabku
Ibu pun melangkah ke dalam.
Sejak pesawat televisi kami dijual sebulan yang lalu, rumah memang jadi lebih sepi. Tinggal berdua saja sudah sepi, apalagi tanpa kotak hiburan itu. Salah seorang guruku pernah bilang kalau menonton televisi itu bisa menjadi racun. Soalnya, kalau sudah di depan televisi, perhatian kita jadi tersedot dan malas ngapa-ngapain, bahkan untuk beranjak dari tempat duduk sekalipun. Makanya, waktu luang, kata Pak Munir—guru IPA ku itu—lebih baik digunakan untuk membaca saja. Hmm, iya, sih. Apa yang dikatakan Pak Munir banyak benarnya juga, lho. Membaca memang lebih menyenangkan! Dalam satu waktu, kita bisa bertualang ke banyak tempat.

Tapi sayang, belum banyak buku yang menggunakan huruf braille. Kalaupun ada, harganya pasti mahal. Jadi, kalau sedang menganggur begini, aku harus menunggu sampai Ibu menyelesaikan order jahitan dan pekerjaan dapurnya dulu, baru bisa memintanya untuk membacakan buku, majalah, ataupun koran—meskipun seringkali hanya majalah dan koran lama.

Biasanya Mbak Alia, tetanggaku yang sudah kuliah dan kost di rumah Mpok Mimin itu juga sering membacakan dan meminjamkan buku-bukunya utnukku. Wah, bukunya banyak, deh. Aku paling suka cerita tentang anak Jepang bernama Toto Chan. Sepertinya belajar di kelas kereta asyik juga!

“Assalamualaikum,” suara berat seorang lelaki mengagetkanku. Hatiku langsung berdebar kencang. Cepat-cepat kubetulkan letak dudukku dan memeriksa jilbabku, apakah masih rapih. Jangan-jangan lelaki itu….

“Waalaikum salam,” sahutku hampir berbarengan dengan Bu RT, tetangga sebelah.

Oalaah… tamunya Bu RT, to. Aku menghela napas, kecewa. Kirain… ah, sudahlah. Memang begini kalau tinggal di gang kecil yang rumahnya bergandengan satu sama lain. Antar tetangga jadi bisa saling berbagi. Contohnya, berbagi suara seperti barusan ini. Eh, dengerin deh, sudah berada di ruang tamu pun suara mereka masih bisa aku tangkap dari kursi karet ini.

“Waduh, pegimane ye? Orangnye lagi kagak ade tuh. Lagian, Abang tau sendiri kan, tanggal tua begini mah susah! Lagi seret, Bang!” suara Bu RT terdengar kencang seperti biasa.

“Yee…dulu janjinye juga tanggal segini, Mpok. Kalau nurutin tanggal tuanye situ, anak isteri aye mau dikasih makan apa, dong?” protes lelaki bersuara berat tadi.

Ah, udah, ah. Tak boleh nguping pembicaraan orang lain. Dosa, kata Mbak Alia. Nanti Allah jadi nggak sayang lagi sama kita.

“Ibu…,” aku melongokkan kepala ke dalam pintu.
“Kenapa?” sahut Ibu dari dalam.
“Sekarang jam berapa?”
“Jam 7 seperempat!”
Ha! Pagi-pagi sudah nagih utang.
Hei, kan tadi sudah dibilang nggak boleh nguping. Kok jadi nambah dosa dengan ngomongin orang, sih. Hehehe. Astaghfirullah….

Duh, masih lama, ya. Hatiku deg-degan nih. Hari ini bapakku mau datang. Begitu yang tertulis di suratnya lima hari yang lalu. Hatiku girang bukan main. Bagaimana tidak, hingga detik ini, sampai aku berumur 11 tahun, sekali pun aku belum pernah bertemu dengannya, mendengar suaranya, atau menyentuh sosoknya.

Aku rindu.
Ibu pernah cerita, sejak aku berumur delapan bulan di dalam kandungan, Bapak pergi ke Arab Saudi menjadi TKI. Aku percaya. Sebenarnya, agak curiga juga, sih. Habis Bapak lama banget nggak pulang-pulang. Sampai 11 tahun! Sudah betah kali, ya? Waktu aku tanyakan pada Ibu, Ibu bilang begini, “Kan Bapak ngumpulin uang dulu biar banyak, biar nanti kita bisa jalan-jalan dan makan enak di restoran.”

“Asyiik! Bu, di restoran Om Liang aja, Bu. Melisa pernah cerita, di sana makanannya enak-enak. Minumannya juga.”

“Hus! Itu babi, haram dimakan. Terserah Bapak aja nanti mau makan di mana. Bapak pasti tahu rumah makan mana yang enak.”

Sejak saat itu, kalau ada teman-temanku bercerita tentang rumah makan, aku hafalkan nama-nama restoran dan makanan yang mereka obrolkan. Dan sekarang aku sudah punya beberapa pilihan untuk kuusulkan pada Bapak.

Tentang Bapak, Ibu jarang bercerita. Paling-paling kalau kutanya saja. Itu pun jawabannya pendek-pendek. Tapi tak apa. Soalnya, dengan begitu aku jadi bisa mengkhayalkan banyak hal tentang Bapak. Dan hari ini dia mau datang. Bukan khayalan! Aku benar-benar akan berhadapan dengannya.

Dia baik enggak, ya? Kira-kira dia bakal membawa oleh-oleh apa, ya? Ya Allah, semoga Bapak membawa jilbab yang banyak…

9.37
Mungkin Bapak masih bingung mencari alamat rumah kami. Kan rumah ini letaknya nylempit, jadi memang agak susah dicari. Ibu sudah dua kali menengokku. Kurasa dia sama gugupnya dengan diriku. Pak, cepetan datang dong…

10.15
Kayaknya Bapak mampir di warung dulu, deh, untuk membelikanku cokelat. Kan Nana, Uli, dan yang lainnya juga sering dibelikan cokelat sama bapaknya. Oh iya, sebentar lagi aku bisa memamerkan bapakku pada mereka. Sebentar lagi kalau mereka main ke rumah, selain Ibu akan ada Bapak untuk mereka pamiti saat hendak pulang. Sebentar lagi bertambah satu orang yang akan menjadi pembaca buku untukku. Mulai besok aku akan berhenti berlangganan ojek Bang Oji, ah. Biar Bapak saja yang mengantarku ke sekolah. Bulan depan Pak Munir tidak usah membayarkan uang sekolah untukku. Kan ada Bapak. Aduh, senangnya punya Bapak.

12.21
“Ranti, shalat dulu yuk, terus makan,” Ibu mengingatkanku. Dari suaranya aku bisa menangkap kegelisahan yang sama sepertiku. Tapi, Ibu tidak bilang apa-apa. Padahal, aku tahu, Ibu pun sudah berdandan. Bajunya harum, disemprot minyak wangi yang dikasih Mbah Uti.

Aku beranjak dengan malas, dituntun oleh Ibu. Ah, Bapak mana, sih… ?

16.03
Setelah mandi dan memakai baju yang sama, aku masih menunggu di kursi karet. Sudah belasan orang yang menyapaku. Sudah tak terhitung suara motor yang lewat. Sudah banyak penjaja makanan, pengamen, tukang sol sepatu, tukang benerin panci, dan tukang-tukang lainnya yang lewat depan rumahku. Tapi, tak satu pun yang mampir ke rumah dan mengaku sebagai bapakku. Aku mulai cemas. Ada apa dengan Bapak, ya? Semoga tidak apa-apa, ya Allah. Semoga saja aku yang salah hari.

“Ibuu…,” aku melongokkan kepala ke dalam pintu.
“Ada apa?” sahut Ibu dari samping.
Masya Allah, aku sampai tidak sadar kalau Ibu ada di sebelahku.

“Sekarang hari apa?”
“Minggu.”
“Benar hari ini kan, Bu, Bapak mau datang?”
“Insya Allah,” jawab ibu dengan nada pasrah.
Aku pun menunggu lagi. Ditemani Ibu di sampingku.

Adzan Maghrib
“Sudah, Nduk. Mungkin Bapak ada keperluan mendadak, jadi tak bisa datang hari ini. Kita shalat, yuk,” Ibu menggandeng tanganku.

Aku merasakan air mataku sudah hampir jatuh, tapi kutahan mati-matian.
Ya Allah, betapa inginnya aku bertemu Bapak
***
Seusai shalat, aku terisak pelan. Kecewa, kecewa, kecewa, sedih, dan khawatir bercampur jadi satu. Bapak telah mempermainkan perasaan kami. Mendengar Ibu bertilawah, hatiku jadi agak damai. Aku tahu, Ibu pasti juga kecewa. Tapi Ibu diam saja.

“Assalamualaikum,” terdengar suara laki-laki sedang mengetuk pintu rumah kami.

Aku melompat dari sajadah dengan tergesa dan langsung menuju pintu depan. Kakiku tertabrak-tabrak buffet dan kursi, tapi aku tak peduli. Mungkin yang mengetuk pintu Bapak!

“Ranti, pelan-pelan!” seru Ibu dari belakang sambil memegang lenganku.

“Waalaikum salam,” jawabku sambil membuka pintu.
“Maaf, ini betul rumah Mbak Iis?” tanya lelaki di hadapanku.

“Benar,” sahut kami berbarengan.
“Ehm…begini Mbakyu, anu, saya Gunawan, teman Mas Suripto.”
Itu dia, itu nama Bapakku!
“Tadi saya dan Mas Suripto mau ke sini, tapi sempat nyasar sampai ke… Pejompongan, kalau ndak salah. Maklum, ndak hapal jalan. Nah, di perjalanan itulah, ngng… itu… kan ada truk, ngebut, terus… ngng… ndak tahunya bukan mau belok yaa… soalnya, kan itu tadi. Tapi, ndak ini kok, Mbak…,” Pak Gunawan bercerita dengan gugup dan berbelit-belit.

“Kenapa? Kecelakaan? Sekarang dirawat di mana?” tembak Ibu langsung.
“I… Iya,” sahutnya lemas. “Sekarang ada di Cipto Mangunkusumo.”
“Ayo ke sana, Bu,” kataku tegas sambil menggandeng tangan ibu.
“Tunggu sebentar, Mas,” kata Ibu pada Pak Gunawan.

Kami membuka mukena dan mengenakan jilbab bertali. Baju yang tadi masih belum diganti. Meski kaget mendengar kabar Bapak kecelakaan, tapi bagiku itu lebih baik daripada tak ada kabar sama sekali.
“Gimana keadaannya sekarang?” tanya Ibu dengan nada khawatir saat mengunci pintu sambil tergesa-gesa.

“Waktu saya mau ke sini, sih, sudah siuman. Makanya, dia minta saya menjemput Mbak Yu sama Dik Ranti.”

Kami naik mobil. Entah mobil jenis apa. Di dalamnya sudah ada orang yang menunggu, mungkin teman Pak Gunawan. Entahlah. Aku sudah tidak peduli apa-apa lagi selain bapakku. Ya Rabbi, selamatkan dia….
***

Sesampainya di rumah sakit, tanganku tak pernah lepas dari jari-jemari ibu yang berkeringat dingin. Kami berjalan bergegas, kami sama tidak sabarnya ingin segera mengetahui kondisi Bapak. Saat memasuki kamar yang ditunjukkan Pak Gunawan, kami mulai berjalan pelan-pelan. Bau-bau asing menjejali hidungku.

“Assalamualaikum,” Ibu mengucap salam pelan saat kami berhenti di depan ranjang besi. Jantungku berdetak sangat kencang, sampai-sampai terasa sesak. Tangan kananku memegang ranjang yang ditiduri Bapak.

“Waalaikum salam,” jawabnya lemah. Ya Allah, itu dia. Itu dia suara bapakku yang selama ini hanya bisa kubayangkan dalam mimpi. Alhamdulillah, akhirnya kami bertemu juga. Meski terdengar lemah, masih tersirat kegagahan dalam suara Bapak.

“Apa kabar, Mas?” sapa Ibu dengan suara menahan isak. Rupanya Ibu yang biasanya tegar itu sudah tak kuasa membendung air matanya lagi. Tangan kanan Ibu melepas tanganku.

“Dik…,” sahut Bapak dengan suara tercekat.
Ibu menangis tersedu-sedu sambil berbicara dengan suara tidak jelas. Aku tidak pernah mendengar Ibu menangis, jadi aku hampir tidak yakin kalau suara perempuan yang sedang mengadu itu adalah ibuku. Kudengar Bapak berkali-kali minta maaf. Aku hanya terpaku di ujung ranjang sambil tetap memegang besinya. Air mataku meleleh ke mana-mana. Aku tidak pernah menyangka pertemuan kami akan seperti ini.

“Ini Ranti, Mas. Anak kita,” Ibu menarik tanganku setelah tangisnya mereda.
Aku maju selangkah. Aku tidak yakin, ada rasa takut menjalari hatiku.

“Nak,” kata Bapak dengan suara lemah.
Ya Tuhan, “nak” katanya. Aku dipanggil nak oleh bapakku. Itu sungguh-sungguh panggilan terindah yang pernah kudengar seumur hidupku. Air mataku semakin deras, isakku semakin keras.
“Ba-pak…,” kataku terbata.

“Sini, Nak… Cantik….”
Cantik, katanya! Ya Allah, aku rela memberikan semua uang celengan yang sudah kukumpulkan sejak TK demi mendengar bapakku mengatakan itu. Bahkan Nuri, bonekaku satu-satunya pun rela kuberikan.
Aku menghampirinya. Meraba, mencari tangannya dan menciumnya. Rupanya seperti ini tangan seorang Bapak itu. Kuat, besar. Aku terus menggenggamnya. Bapakku mengusap kepalaku sambil berkata maaf. Yah, kalau permasalahannya karena ia terlambat datang sih, aku tak menyalahkannya. Bahkan sopir truk yang menabrak Bapak pun sudah kumaafkan.

Bapak mendekatkan mukaku padanya dan menciumku. Pipinya basah.
“Anakku… Kesayanganku…,” ujarnya.
Aku meraba mukanya. Keningnya, matanya, hidungnya, bibirnya yang sedang tersenyum. Indah.
Aku tidak tahu seperti apa tersenyum itu—bahkan wajahku sendiri pun aku tak tahu—tapi aku yakin, senyuman Bapak pasti manis sekali. Jauh lebih manis dari es sirup Mang Jaja yang biasa mangkal di ujung gang.

Aku ikut tersenyum. Aku tidak peduli dengan besok. Tidak juga dengan restoran dan lamunan-lamunanku yang lain. Asal ada saat seperti ini saja, aku sudah sangat bersyukur.
Aku punya Bapak!


[get this widget]

Tangan Kiri

"Makasih commentnya yach"

Baru saja gadis kecil itu menyanyikan lagu. Lagu Bintang Kecil dengan suara merdunya. Diakhiri tepukan tangan anak-anak beserta ibu-ibu muda mereka yang hadir. Sangat meriah, meskipun tidak lebih dari lima belas anak yang hadir. Di sana, di sebuah ruang kelas taman kanak-kanak yang terletak di sudut kota kecil yang indah.

Tangan gadis kecil itu saat ini bersatu dengan tangan sang bunda yang menuntunnya berjalan pulang di suatu tepian jalan yang sepi. Gadis kecil itu memakai baju yang paling bagus hari ini, warna putih dengan bordiran halus dilengannya, dan panjangnya hanya sedikit dibawah lutut. Sepatu hitam bersih dengan rambut di kuncir dua.

Sambil berjalan gadis kecil terus bertanya kepada ibunya

“Bintang itu bagaimana bentuknya,Bunda?”
“Bintang itu bulat, sayang,”
“Bulat! bulat bagaimana Bunda?”

Ibunya hanya terdiam belum sempat memberi jawaban. Mamun ia bertanya lagi.

“Apakah bintang sama seperti matahari Bunda?”
“Tidak, matahari lebih terang dari bintang”
“Hmm... aku tahu bunda, karena bintang lebih kecil dari matahari kan” Gadis kecil itu teringat, teringat lagu yang barusan ia nyanyikan, lagu yang pertama diajarkan disekolah, dan lagu yang susah payah ia ingat.

“Bintang temannya juga banyak kan Bunda?” Ia teringat syair lagu yang ia nyanyikan pagi ini, Amat banyak menghias angkasa.
“Iya bener, anak Bunda memang pintar deh!” Gadis itu tersenyum ketika pendengarannya yang tajam menangkap sebuah pujian dari bundanya yang tulus. Karena bundanya selalu tulus. Hati gadis kecil itu terlalu tajam untuk mengerti.

Percakapan mereka berhenti sebentar kala anak itu menadahkan muka keatas. Ibunya memperhatikan dengan senyum, ada sebutir keringat disamping alis anaknya yang tebal akan segera menetes. Sapu tangan berwarna jingga keluar dari tas kecil sang ibu, dengan itu sang bunda menangkap butiran air itu. Lebih cepat dari matahari menguapkan.

Langkah kaki kecil itu beriring dengan langkah bundanya yang sabar mengikuti. Dan tangan itu tak pernah terlepas. Tetap erat berpegangan, sesekali tegangannya menguat kala anak itu sedikit melebarkan langkah ke badan jalan atau saat berbelok di tikungan. Sang bunda ingin membawa anaknya ke jalan yang benar, jalan pulang. Meski kadang jalan itu tak sama dengan jalan pergi.

Pemandangan masih sama setiap hari, di sebelah jalan ada kebun kebun yang ditumbuhi bunga, dan macam-macam sayuran. Bunga melati tumbuh di pematang batas antara kebun dan jalan. Maka melati lebih cocok disebut pagar. Ia tumbuh dengan liar, tidak seperti mawar yang ditanam, dipotong dan dijual. Aroma melati diberikan bebas, siapun saja yang lewat di jalan itu, meskipun batangnya kadang ditebas karena dikira menggangu mawar.

“Bunda, pasti ini aroma melati,” Gadis kecil itu hafal benar aroma melati yang mengepung masuk dengan sukarela kedalam hidungnya.
“Bisa nggak Bunda memetikkan untukku!”, Sang bunda meraih satu kuntum melati yang berwarna putih. Tangan kiri sang anak menadah. Sedang tangan kanannya masih berpegang erat ketangan kiri sang bunda. Bundanya tak rela melepaskan tangan kanan anak itu yang sedang bertaut erat sedari tadi, kemarin juga, hari-hari sebelumnya juga, hanya sekali waktu dilepas. Hanya ketika anaknya itu sedang menikmati mimpi malamnya. Tangan kiri selalu sopan untuk menerima hanya buat anaknya yang satu ini,tapi tidak untuk anak-anak yang lain.

“Hai..Bu, dari sekolahan ya!” Suara seorang perempuan menyahut, mereka berdialog kemudian, gadis kecil itu diam mendengar dialog ibu-ibu muda yang hanya ia mengerti sebagian, bagian yang lain belum ada dikepalanya. Yang ia dengar perempuan itu berkata “Memang dokter bilang apa?”. Tetapi ia tahu pasti dan hafal benar perempuan itu adalah tetangga depan rumah, anehnya ia tak tahu siapa yang sakit.

Dua puluh satu hari berikutnya sang bunda mulai batuk-batuk dan hanya sanggup berbaring, tiga puluh hari sesudahnya ia telah pulang dari perawatan di rumah sakit, tetapi bukan sembuh ia kini. Malah Ia tidak bisa menggerakkan tubuhnya, tangan kanannya tak berasa, kaki kakinya telah kehilangan otot, iapun kehilangan suaranya, cuman matanya saja yang masih jernih. Sudah banyak dokter yang datang atau didatangi dan semuanya berkata “Berdoa ya bu”. Ia bersedih bukan karena tubuhnya yang lemah atau takut kematian, tetapi tangan kirinya sudah hampir dua bulan terlepas dari gadis kecilnya, anak yang yang sangat ia cintai.

“Bunda!” gadis kecil itu mengeluarkan suara, yang sedari tadi sejak ibunya datang dari rumah sakit dia ada disamping tempat tidur. Tangan kanannya meraba memegang erat tangan kiri sang bunda yang telah mati rasa. Ibu itu masih mendengarnya, tetapi tak mampu membalas. Hatinya hancur-remuk akan dunia dan satu kekawatiran, namun jiwanya masih bersatu degan Tuhan yang kini berdialog.

“Tuhan ijinkan aku mati, jika disinipun aku tak bisa menuntun anakku. Tetapi biarkan tangan kiriku tetap tinggal di disini ”. Perempuan itu menutup mata dan pergi, sedang si gadis kecil belum tahu hingga gelap menjelang saat tubuh ibunya dirasa kaku dan mendingin. Seketika tangisnya pecah. Ia belum pernah satu kalipun melihat wajah bundanya yang kini telah pergi.

Gadis kecil itu tak mau berpegangan tangan dengan siapapun kini. Ia yakin tongkat kayu yang ada ditangan kanannya, yang menuntunnya menyusuri setiap jalan, adalah tangan kiri ibunya.


Fakta; jumlah tunanetra di Indonesia 1,5%, dari jumlah penduduk Indonesia = 1.5% x 207.437.100 (angka estimation BPS tahun 1999) = 3.111.556 jiwa


[get this widget]